Assalamualaikum kawan,
Berlanjut ke masa putih abu-abu..
Awal ula masuk kelas 1 MA saya tuh gak ada teman,
memang sih banyak teman di MTs, tapi mereka semua dikelas lain.. hanya
teman-teman baru yang aku jumpai disini. Tiap hari sendirian, kesepian, gak ada
teman ngobrol, bahkan sering dibully ama teman sendiri. 8 jam pelajaran rasanya
tuh laa sekali.. pengen cepat-cepat pulang. Tapi ketika masuk kelas 2 saya baru
menemukan kebahagiaan. Bayangkan, teman akrab di mts semua berkumpl dalam satu
kelas.. tiap hari rasanya senang sekali, selalu ada keseruan yang menghampiri..
sedih senang bersama, bahkan bolos pun bersama.
Tapi ada satu hal yang paling
saya ingat, dia adalah wanita itu.. dia adalah… hmm.. gak usah disebut namanya
lah, aku malu.. hehe. Yah, aku tahu dia bukan wanita yang anggun, pendiam,
ataupun pintar.. tapi kenapa ya aku bisa suka ama dia? Gak tau ya.. memang sih
dia cantik.. tapi mungkin benar kata orang kalau cinta itu buta. Seperti
sebelum-sebelumnya kalau aku suka sama seseorang selalu aku pendam.. jangankan ngungkapin
nya, ngedeketin dia pun aku gak beran.. hehe pantas saja dari dulu sampai
sekarang aku belum pernah merasakan yang namanya pacaran.
Waktu terus berlalu, sampai kita
selesai mengerjakan Ujian Nasional yang sanngat melelahkan.. hufft. Ya, waktu dikelas
3 itulah waktu kita semua piknik ke Jawa Barat untuk melepas semua kejenuhan
waktu disekolahan, sekalian refreshing juga. Kita tuh naik bis, sepanjang
perjalananaku selalu memperhatikan dia.. kebetulan aku dan dia tergabung dalam
satu bis yang sama. Meski sudah sangat dekat, tapi lagi-lagi aku masih gak
berani untuk mendekati dia.. mungkin karena dia udah punya pacar kali ya…
bodohnyaa aku. Tapi aku sudah sangat
senang bisa memberikan perhatian ke dia walaupun hanya lewat sms.. hehe
Waktu sudah sampai di pantai
pangandaran, pemandangannya tuh indah sekali, rasanya aku ingin sekali foto ama
dia sebagai kenang-kenangan, tapi lagi-lagi masih gak berani. Huufft
Dari situlah saya membelikan kaos
sebagai oleh-oleh sekaligus kenang-kenangan dari saya karena mungkin selamanya
kita tidak akan ketemu lagi setelah lulus dari sekolah. Yah, walaupun belum
bisa dekat dengan dia tapi kalau aku sudah suka apapun akan aku lakukan,
segalanya akan aku berikan.
Beberapa minggu berlalu, kita
sudah menerima pengumman hasil ujian, dan Alhamdulillah satu kelas lulus semua.
Walaupun sudah berpisah, tapi setiap hari aku masih komunikasi dengan dia,
walaupun hanya lewat sms.. ataupun media social. Sampai tanggal 16 mei waktu
ulang tahun dia, saya berencana ingin memberikan kado ke dia sebaga
kenang-kenangan yang terakhir kalinya dan sebagai bukti kalau saya tidak pernah
melupakannya. Sebenarnya ingin sekali untuk bertemu dan memberikan kado itu ke
dia, tapi karena aku tahu aku orangnya pendiam, dan aku gak tahu kalau ketemu
harus ngomong apa. Akhirnya pada malam itu, aku masih ingat malam itu malam jum’at
tanggal 15 juni aku memberanikan diri untuk ngasih kejutan ke dia. Walaupun dengan
rasa takut jam 12 malam saya memberanikan diri keluar rumah dan menuju rumah
dia. Ini adalah kali pertama aku keluar malam menggunakan sepeda motor. Awalnya
takut dimarahi orang tua, tapi aku beralasan untuk mengambil tugas yang ada
dirumah teman.
Saya kerumahnya hanya untuk
memberikan kado itu. Walaupun aku tahu, aku tidak mungkin bisa ketemu dia
secara langsung, dan aku tahu jam segitu pasti dia sudah tidur.
Aku bungkus kado itu dengan rapi,
kemudian saya memetik mawar merah langsung dari pohonnya. Kemudian kado dan
mawar itu saya taruhtepat dipintu rumahnya malam itu. Isi kadonya sih cuman
kaos dan jam tangan biasa.. tapi dengan perasaan yang sudah terlanjur dalam,
tapi aku tuliskan diatas kertas itu sebuah puisi yang sangat indah menurut
saya, dan paling indah dari semua puisi yang pernah aku tulis. Semoga saja
waktu dia bangun pagi-pagi dia terkejut dengan apa yang aku lakukan malam itu. Dan
aku berharap semoga aja dia suka, dan semoga aja dia bisa mengerti dan memahami
apa yang ada dihatiku saat itu.
Aku melakukan semua itu dengan penuh perasaan dan tidak berharap apapun dari dia,
Karna bagiku....
Cinta gak harus memiliki.
Kita akan merasa senang ketika
melihat orang yang kita cinta tersenyum.. ketika melihat orang yang kita cinta
bahagia… meskiput rasanya sakit. Tap itu adalah bukti dari suatu cinta yang
sejati.
Kita akan memberikan apapun yang
dia mau.
Kita akan melakukan segalanya
walaupun nyawa taruhannya.
Meskipun pengorbanan dan
perjuangan kita tak pernah ada balasanya, tapi setidaknya kita pernah berusaha
memberikan suatu hal, satu kata, dan satu makna.. yaitu “ Cinta “
Terima kasih,