Kamis, 23 Juni 2016

Belajar dari Lebah

Belajar dari lebah
Lebah adalah hewan yang diciptakan oleh allah untuk dibuat pelajaran bagi manusia
Berawal dari ketika tanganku terkena sengatan lebah aku belajar
Lebah kalau sesudah menyengat dia langsung mati...
Disitu saya belajar tanggung jawab karena merasa sudah bersalah
Lebah tidak akan menyerang kalau tidak diserang...
Disitu saya belajar untuk menghormati setiap orang, jangan pernah melawan kalau tidak diserang
Lebah kalau membuat rumah pasti selalu dipojok-pojok yang jauh dari aktifitas manusia
Disitu saya belajar untuk tidak sekalipun mengganggu orang lain, lakukanlah hal sesuka kita, tapi jangan merusak hak orang lain
Lebah kalau mencari makanan selalu dari bunga-bunga yang indah, bukan dari kotoran
Disitu saya belajar untuk selalu mencari rejeki yang halal walaupun sedikit, jangan pernah mencoba mendapatkan rejeki dari cara-cara yang kotor
Lebah memproduksi madu yang manis
Disitu saya belajar untuk selalu berbicara dan berkarya yang baik-baik, jangan pernah melakukan sesuatu yang jelek, karna allah tidak suka itu
Madu lebah mampu dijadikan sebagai obat
Disitu saya belajar untuk selalu berguna bagi banyak orang, bukan malah menyusahkan orang lain
Lebah adalah hewan yang kompak dalam satu komando pimpinannya ketika menyerang bertahan ataupun mencari makan.
Disitu saya belajar untuk menjadi manusia harus bergotong royong saling membantu. Tak mungkin manusia bisa melakukannya sendiri, kalau dengan cara gotong royong pasti akan terasa mudah.
Lebah selalu makan, memproduksi, dan tinggal ditempat yang indah-indah...

Beda dengan lalat.. setiap langkahnya pasti penuh dengan kotoran.
Seperti itulah kita jangan sampai menjadi seperti lalat
Ketika melangkah pasti mencari tempat” yang kotor. Meskipun didalam roti yang bersih pasti dia akan mencari-cari sehelai rambut yang terjatuh dan dia akan menghinggapinya.
Begitulah tuhan menggambarkan manusia seperti lalat, sukanya mencari-cari kesalahan orang lain. Menghujatnya, menghinanya, padahal banyak sekali kebaikan yang dimiliki orang itu.

Astaghfirullah... semoga kita adalah manusia yang patuh kepadanya.

Disqus Shortname

Comments system