Senin, 07 Maret 2016

Contoh Berita Straght News



Tidak Strategis, Belasan Kios Terbengkalai

Kudus- belasan kios terbengkalai akibat lokasinya tidak strategis. Hal tersebut berakibat pedagang enggan menyewanya, sabtu (05/03).
            Belasan kios yang berada dilantai dua pasar Jember terlihat kumuh akibat tidak disewa oleh para pedagang. Hal tersebut merupakan imbas dari pembangunan kios yang kurang memperhatikan aspek lokasi strategis.
            Salah satu pedadang, Suti’ah, mengaku terbengkalainya belasan kios di lantai dua diakibatkan oleh lokasinya yang dinilai tidak strategis. “ Seandainya lokasinya berada di lantai satu kemungkinan besar akan diserbu oleh para pedagang,” tuturnya.
            Pihaknya juga menambahkan, pasar Jember sangat berbeda dengan pasar-pasar lain di Kudus. Sebab, memang sejak dari dulu pasar Jember kurang begitu ramai pembeli. Hal yang menyebabkan sepinya pasar adalah banyak orang yang lebih memilih belanja kepada penjual keliling kampung.
             Pedagang lain, Gito juga mengungkapkan bahwa pedagang enggan untuk menyewa kios tersebut sebab, para pembeli malas untuk naik ke lantai 2. “ Untuk membeli di lantai 1 saja kurang antusiasnya, apalagi sampai harus naik ke lantai 2,” sambungnya.
            Kios yang telah berumur 13 tahun tersebut hanya pernah dipakai kurang dari 3 tahun saja.  Mengenai hal tersebut, Rusbiyantoro ( petugas retribusi kantor pasar), menganggap bahwa kios tersebut memang kurang diminati oleh para pedagang. “ Pedagang yang berada di lantai 1 sudah pernah dianjurkan untuk menempati kios itu, namun tidak lama mereka kembali ke lantai 1,” paparnya.
            Ia juga menambahkan, pasar Jember kurang begitu ramai karena terdapat swalayan di sebelahnya yang berdampak kurang antusianya warga untuk datang. “ Masyarakat lebih memilih swalayan karena dinilai lebih bersih dan sehat,” tegasnya.
(Faqih)

Contoh Berita Staraight News




Parkir Semrawut, Pasar Jember Terlihat Sempit

KUDUS- Lahan parker semrawut, pasar Jembeterlihat sempit dan padat. Sebab, kurangnya perhatian dari pihak Dinas Perhubungan (Dishub), sabtu (4/3).
                Keadaan parkir yang semrawut terlihat di pasar jember bukan merupakan hal yang bau lagi. Pasalnya, kapasitas lahan parkir yang sempit berdampak serius bagi pengguna pasar. Serta merupakan salah satu hal yang menjadi keluhan utama selain kebersihan.
                Salah atu petugas parkir, M. Sugeng, memaparkan, terdapat tujuh titik lahan di sekitar pasar Jember yang menjadi lokasi parkir. Kendati demikian, dari ke-7 lahan parkir tersebut tidak ada satupun yang rapi dalam penataanya. Hampir semua lahan parkir terlihat semrawut dan tidak lancar.
                “Tidak ada satupun lahan parkir yang luput dari kesemrawutan,” ujarnya. Terdapat banyak kendaraan yang terparkir namun kurang tertata rapi. Sugeng juga menambahkan, petugas parkir yang setiap harinya berubah hanya berkewajiban mengatur kendaraan. “ Saat ada kerusakan atau ketidakrapihan lahan, petugas hanya bisa diam saja, sebab hal itu merupakan urusan Dishub,” tegasnya.
                Sedangkan menurut salah satu pedagang, Sugiarto, menjelaskan, keadaan parkir yang semrawut tersebut sangat mengganggu kelancaran dan ketertiban pasar. “ Diharapkan pihak manapun yang terkait dan berwenang untuk segera mengatasi masalah itu agar tercipta kenyamanan bagi pengguna pasar,” harapnya.
                Dipihak lain, pemungut retribusi dari kantor pasar, Rusbiyantoro menegaskan perihal hal tersebut bukanlah tugas utama dari kantor pasar melainkan Dishub. “ Meskipun bukan tugas utama, tetapi kami selalu memperhatikan kelancaran dan ketertiban parkir, sebab hal itu sangat berhubungan dengan pasar,” pungkasnya.  
( Faqih )

Disqus Shortname

Comments system